pada suatu hari di nanti yang akan datang
Tuhan, aku punya banyak sekali permintaan yang semuanya akan menjadi sumber kebahagiaan orang lain.
aku tidak akan pernah mau memintah hal-hal yang membuat orang-orang jahat itu tersakiti.
tuhan, aku berkata demikian karena aku ingin kau biarkan aku berjalan dengan tenang dalam cerita ku.
berjalan dengan teratur, tidak melantur bingung menatap tiap mata manusia yang menyimpan sedih dan harapan yang tidak pernah terlihat ujungnya.
mungkin bisa sampai 500 x lebih kau perlihatkan aku kisah-kisah indah hamba mu di bumi ini yang membuat aku takjub dengan sistem kehidupan manusia di bumi.
yang kadang aku tidak akan pernah mau menyentuh garis itu karena tidak akan pernah ada kata sanggup untuku bilan masuk pada kisah itu.
tuhan, semua hal pada garis edarnya, namun aku juga mengerti akan hal-hal yang dapat di ubah menjadi yang lebih baik pada garis awalnya.
tuhan, namamu dalam darah ku disetiap bulir terkecilnya, kami semua tunduk pada Mu.
biarkan Aku di bersamaimu dan di dalamnya di berikan ketenangan yang memancar untuk seluruh semesta tanpa pandang siapa isinya.
tuhan, Aku benar-benar hanya aku yang kosong tidak berpenghuni jika tak di tuntun kuasa mu yang aku tak akan bisa membayangkan seberapa besarnya, tuhanku yang besar segala-galanya, yang lebih dari segala-galanya.
maka pada suatu hari di nanti yang akan datang, atau mungkin detik ini di saat yang engkau tetapkan, ketenangan itu benar benar melekat, tak perlu menunggu aku pergi dari jasadku dulu.
Engkau yang selalu ada.
Comments
Post a Comment