saat bumi berputar lebih lambat

 jadi ketika aku meruntuhkan semua egoku, saat itu lah para manusia tak bertuan mengerogoti semua tulang, otot, dan kulit ku untuk tetap waras. Menghadapinya

aku harap kamu bisa pergi kepada orang yang lebih paham tentang ilmu sihirnya, itu fikirku.

ada banyak sekali rasa di tubuh ku, ada cinta, bahagia, kesepian, takut, marah, sedih, benci, hampa, mati rasa, sayang, rasa kehilangan, rasa yang penuh, meletus, meledak, kering, dingin, panas, ngilu, sakit, pusing, pedih, denat, jelabu, membiru, kelabu, ailu, jama, kadurasabarutakana, sejeraba, aliam, kerasa, jenaka, tula, babal, jana, janapita airulawa. Hah rasa apa itu, rasa yang mungkin kalian tidak akan pernah tahu.

kamu, di dunia ini sudah mendapatkan 1000 kemudahan, kemudahan lebih lagi kamu dapatkan jika kamu tidak perlu ketakutan akan rasa penilian dari orang lain, orang tua yang tidak menerima bahwa anaknya harus pergi ke rumah sakit jiwa sebulan sekali, teman-teman yang memberikan respon aneh saat menatap mu memakan obat penenang setia hari, guru-guru mu yang mengatakan "anak ibu gila!, saya gak yakin dia bisa." berikan kata ini, Ha, Ha, dan Ha. Kalian berteman dengan siapa? kalian dia ajarin siap sih ngomong gak sopan kayak gitu?

nah kemudahan sudah ada tangan mu, sekarang tinggal uangnya, kesehatan mental tidak semurah itu, untuk ini aku tidak punya solusi kecuali satu, mau tahu? kartu BPJS, pasti kalian kira aku akan memberikan saran untuk pergi ke pak ustad kan? masalah kamu dan tuhan mu itu vertikal, dan ini memang sebuah kewajiban, bukan harus kamu hilang akal dulu baru pulang manggil-manggil tuhan, tp kalo skrng kamu gtu, yauda.

aku dengan sejuta rasa ku dan kamu juga dengan tiga jutanya, kamu menang, akut tidak berlomba atas  masalah pokonya kamu menang, nah aku aja yg satu juga minta bantuannya ke yg punya ilmunya, kamu juga ya, soalnya rasa aku cuman satu juta, aku takut rasa yang kamu beri kepadaku gak ada di kamus aku sendiri, nanti aku salah, kamu jadi tambah pusing.

aku dan peliku biarlah tetap menajdi peliku, kita akan ada waktunya berbaur dengan rasa yang kita punya, aku tidak bisa ada disana setiap waktu, aku berbaur dengan gelombang ku, aku punya rumah ku, kamu punya rumah di setiap sudut kamu merasa hilang, kamu punya jasad mu, aku dengan rumah pada jasad ku. Biarkan aku pergi, biarkan aku bisa memeluk diriku sendiri dengan tangan ku yang sudah lama kau tarik untuk hangatkan jasadmu

Comments

Popular posts from this blog

Dandelion

Bikin stress,bikin enek,bikin males.Media Social.