Sayonara, esok belum tentu berjumpa lagi//
hari ini jumat hingga jumat lagi.
mengejar dan di kejar, manusia mencari dirinya sendiri, ketakutan padahal dia hanya melihat bayang nya saja/
tentang esok yang terlalu cepat datang, tanpa tanda beban, tanpa perasaan.
fikiran ini tenggelam terlalu dalam, takut akan kesendirian, namun juga takut akan kepercayaan yang nanti nya malah menjadi batu keras tanpa perasaan.
aku mau pulang saja bunda, aku ingin mencari hal-hal yang menerimaku.
apapun itu.
aku ingin pulang saja.
aku bukan mereka, dan mungkin tidak pantas.
aku terkadang kesal dan menyesal tentang segala hal di kali pertama.
rasanya ingin sekali datang kesana dan berkata "Cukup, tidak, jangan pernah lakukan itu."
aku ingin mengulang nya saja.
namun aku baru ingat, ini hidup, bukan soal ujian di kelas yang memilik nyawa ke dua dari remidi.
ini hidup yang menyatakan dengan tegas kamu mau lanju hidup atau mati saja?
lelah ku, lelah mu, lelah kami semua menguap bersama udara, terserap oleh segala hal, menjadi jiwa jiwa yang sepi, yang merasa tak berarti, mau kemana?, sudah terlalu lama tidak pulang ke pangku bunda.
aku izin pamit wahai renjana, aku izin pamit tanpa tinggal kan apapun, semoga kamu paham, semoga aku lupa tentang ini, semoga aku lupa saja.
tidak apa apa kalian pergi saja, aku tidak apa-apa untuk sendirian.
besok kalo bertemu lagi, kita tertawakan saja apa yang terjadi di hari silam.
semoga semua terganti dengan hal-hal baik.
terimasih sudah mau berbaur denga hidup pelik orang lain, ini waktu nya kita mengobati, dari bulan ini hingga esok dan esok nya lagi, semoga segala pesan ini tersampaikan.
nanti ada waktunya semua terjadi
Comments
Post a Comment